Tentang
Sekilas awal Skin Tuban
Secara resmi memang kami belum diketok palu sama ketua umum..insyaalloh sebentar lagi,tapi secara komunitas skin tuban sudah ada sejak beberapa tahun lalu,skin tuban dirintis (boleh dikatakan demikian) oleh om edwin huda atau lebih dikenal dengan nama om ganang gandul,kenapa demikian..?karena kedekatan secara emosional dengan sedulur skin surabaya yang notabene tempat lahirnya komunitas suzuki katana,maka secara tidak langsung nama skin tuban dilekatkan ke unit om ganang gandul.
Dalam berbagai event offroad om ganang aktif mengikuti termasuk dalam jambore nasional 1 di yogyakarta dengan tetap membawa nama skin tuban,walau statusnya single fighter tetapi sticker skin tuban tetap melekat di katana miliknya,memang sempat banyak anggotanya dulu di tuban tapi kemubgkinan karena berbagai kendala terpaksa hilang satu persatu walaupun sudah banyak yang sudah memasang sticker sebagai identitas.tetapi oada dasarnya diluar mereka tetap menyambung seduluran meskipun tidak dalam ikatan komunitas yang resmi.
Kevakuman dalam berkumpul tidak menyurutkan semangat om ganang untuk terus mengibarkan bendera skin tuban walaupun ibarat hidup segan mati tak mau tapi nyatanya di era medsos yang semakin gencar..skin tuban juga mempunyai grup di facebook yang lumayan banyak anggotanya meskipun bukan orang tuban saja.berawal dari situlah sedikit demi sedikit komunikasi terjalin,semangat kembali terlecut justru bukan dari orang lama yang berkecimpung di dunia offroad,tetapi malah seorang anak muda yang baru memiliki suzuki katana yang ibaratnya "nyereng" untuk bisa saling bertatap muka.
Dari obrolan dan komunikasi lewat facebook akhirnya saling berkomunikasi via aplikasi whatsapp,dari sana sambung menyambung antar teman,akhirnya sepakat pada tanggal 5 maret 2016 kami bertemu,tempat ditentukan di pantai kute..alias kulon terminal..he..he....
Saya sendiri pertemuan dengan om ganang adalah yang kedua setelah sebelumnya pernah sekali bertemu,hadir waktu itu saya,Om Ganang gandul, om Doni sam, om Bambang irawan (dua nama terakhir sudah saling kenal karena sama-sama dikomunitas sepeda gunung),kemudian ada mas andi memet dan mas hendrik (sahabat lama ini..😁), ada mas adib,dan tentu saja mas yanuwar yang semangat ngompori buat ketemuan..😂😂😂,dan ternyata kami di support oleh tamu..om tanto dari skin jombang,mas hadi skin surabaya (mereka berdua ini asli tuban cuma domisili diluar tuban) sama om misbach munir skin salatiga (pendatang seperti saya..he..he..tapi domisili di purwodadi)...
Dari pertemuan pertama kali ini kami saling mengenal,saling bertukar pikiran mengenai lika liku berkomunitas.disini pula keinginan untuk mengumpulkan pecinta dan pemilik jimny katana di tuban kembali di kobarkan..he. he...
Itulah mungkin sekilas cerita awal bagaimana skin tuban bermula,hingga beberapa bulan berlalu mulai dari 8 unit jimkat..saat ini tercatat sudah menuju angka 40 jimkat bisa berkumpul tiap kali kopdar sebulan sekali,memang ini masih sangat awal untuk menilai kekompakan kami,tetapi kami akan terus berusaha menjadikan komunitas ini sebagai ajang nyambung seduluran,buka sebagai ajang bergaya,mengingat kami juga berasal dari latar belakang sosial berbeda,profesipun berbeda maka saling menghargai antara satu dengan yang lain sangat dikedepankan.
Dari berbagai kegiatan yang telah kami lakukan sejauh ini tetap dalam trek yang positif,semoga ke depan menjadi lebih baik lagi
Salam skin Satukan Jangan Pisahkan.
Secara resmi memang kami belum diketok palu sama ketua umum..insyaalloh sebentar lagi,tapi secara komunitas skin tuban sudah ada sejak beberapa tahun lalu,skin tuban dirintis (boleh dikatakan demikian) oleh om edwin huda atau lebih dikenal dengan nama om ganang gandul,kenapa demikian..?karena kedekatan secara emosional dengan sedulur skin surabaya yang notabene tempat lahirnya komunitas suzuki katana,maka secara tidak langsung nama skin tuban dilekatkan ke unit om ganang gandul.
Dalam berbagai event offroad om ganang aktif mengikuti termasuk dalam jambore nasional 1 di yogyakarta dengan tetap membawa nama skin tuban,walau statusnya single fighter tetapi sticker skin tuban tetap melekat di katana miliknya,memang sempat banyak anggotanya dulu di tuban tapi kemubgkinan karena berbagai kendala terpaksa hilang satu persatu walaupun sudah banyak yang sudah memasang sticker sebagai identitas.tetapi oada dasarnya diluar mereka tetap menyambung seduluran meskipun tidak dalam ikatan komunitas yang resmi.
Kevakuman dalam berkumpul tidak menyurutkan semangat om ganang untuk terus mengibarkan bendera skin tuban walaupun ibarat hidup segan mati tak mau tapi nyatanya di era medsos yang semakin gencar..skin tuban juga mempunyai grup di facebook yang lumayan banyak anggotanya meskipun bukan orang tuban saja.berawal dari situlah sedikit demi sedikit komunikasi terjalin,semangat kembali terlecut justru bukan dari orang lama yang berkecimpung di dunia offroad,tetapi malah seorang anak muda yang baru memiliki suzuki katana yang ibaratnya "nyereng" untuk bisa saling bertatap muka.
Dari obrolan dan komunikasi lewat facebook akhirnya saling berkomunikasi via aplikasi whatsapp,dari sana sambung menyambung antar teman,akhirnya sepakat pada tanggal 5 maret 2016 kami bertemu,tempat ditentukan di pantai kute..alias kulon terminal..he..he....
Saya sendiri pertemuan dengan om ganang adalah yang kedua setelah sebelumnya pernah sekali bertemu,hadir waktu itu saya,Om Ganang gandul, om Doni sam, om Bambang irawan (dua nama terakhir sudah saling kenal karena sama-sama dikomunitas sepeda gunung),kemudian ada mas andi memet dan mas hendrik (sahabat lama ini..😁), ada mas adib,dan tentu saja mas yanuwar yang semangat ngompori buat ketemuan..😂😂😂,dan ternyata kami di support oleh tamu..om tanto dari skin jombang,mas hadi skin surabaya (mereka berdua ini asli tuban cuma domisili diluar tuban) sama om misbach munir skin salatiga (pendatang seperti saya..he..he..tapi domisili di purwodadi)...
Dari pertemuan pertama kali ini kami saling mengenal,saling bertukar pikiran mengenai lika liku berkomunitas.disini pula keinginan untuk mengumpulkan pecinta dan pemilik jimny katana di tuban kembali di kobarkan..he. he...
Itulah mungkin sekilas cerita awal bagaimana skin tuban bermula,hingga beberapa bulan berlalu mulai dari 8 unit jimkat..saat ini tercatat sudah menuju angka 40 jimkat bisa berkumpul tiap kali kopdar sebulan sekali,memang ini masih sangat awal untuk menilai kekompakan kami,tetapi kami akan terus berusaha menjadikan komunitas ini sebagai ajang nyambung seduluran,buka sebagai ajang bergaya,mengingat kami juga berasal dari latar belakang sosial berbeda,profesipun berbeda maka saling menghargai antara satu dengan yang lain sangat dikedepankan.
Dari berbagai kegiatan yang telah kami lakukan sejauh ini tetap dalam trek yang positif,semoga ke depan menjadi lebih baik lagi
Salam skin Satukan Jangan Pisahkan.
Lanjutkan
ReplyDeleteLanjutkan
ReplyDelete